Download PORSENI

Klik Li Bloggroll

Agar Panitia Porseni melakukan edit atas prosposal tersebut sesuai dgn kebutuhan.

 

Hindu Dharma

Kata Agama berasal dari bahasa Sansekerta “gam” yang berarti pergi atau perjalanan, awalan ‘a’ berarti tidak dan akhiran ‘a’ yang berarti sesuatu yang mengubah kata kerja menjadi kata sifat. Maka agama berarti sesuatu yang tidak pergi atau abadi. Kata abadi yang dimaksud adalah Tuhan beserta ajarannya.

Dharma yang juga dari bahasa Sansekerta “dhr” berarti mengatur, menuntun atau memangku. Sehingga kata dharma mengandung arti sesuatu yang mengatur, menuntun. Hal ini dalam kehidupan manusia memiliki arti ajaran, kewajiban atau aturan-aturan yang mengatur, menuntun manusia untuk mencapai kesempurnaan hidup.

Hindu atau Hinduism merupakan nama sebuah agama yang diambil dari nama tempat pertama kali ajarannya mulai dikembangkan yakni di sekitar sungai Sindu atau Indus. Huruf ‘s’ dan ‘h’ dalam bahasa sansekerta sering dapat ditukar-tukar tapi mengandung arti yang sama. Hindu atau Sindu mengandung arti yang sama yaitu titik-titik air yang berkumpul, sungai, laut atau samudra. Hal ini dapat diartikan bahwa ajaran Hindu mengandung arti seluas laut dan samudra.

Tujuan agama Hindu dalam kitab suci Weda dijelaskan yaitu “Moksartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharma’ yang artinya mencapai Moksa atau Mhukti yaitu kebebasan jiwatman, rohani, spiritual yang abadi di akhirat dan Jagadhita atau Bhukti yaitu kemakmuran, kebahagiaan di dunia yang berlandaskan dharma.

Untuk mencapai tujuan agama Hindu maka disusunlah tiga kerangka dasar ajaran agama Hindu yaitu :

1. Tatwa atau Filsafat
2. Etika atau Tata Susila
3. Ritual atau Upacara

Umat Hindu Indonesia sebagian besar secara turun temurun lebih dipengaruhi oleh unsur Ritual atau Upacara sehingga dalam perjalanannya orang-orang hampir mengabaikan unsur filsafat dan kesusilaannya. Padahal ketiga kerangka dasar agama hindu ini tidak dapat dipisah-pisahkan.

Dalam suatu upacara agama hindu, memiliki arti filsafat ketuhanan dan pelaksanaannya sesuai dengan tata susila agama hindu.

Kepercayaan dalam ajaran agama hindu diyakini ada 5 yang disebut dengan Panca Srada, yaitu :

1. Kepercayaan terhadap Tuhan yang maha Esa/ Ida sanghyang widhi wasa (Brahman)
2. Kepercayaan terhadap roh (Atman)
3. Kepercayaan terhadap hukum sebab akibat (Karma Phala)
4. Kepercayaan terhadap reinkarnasi (Samsara/Punarbhawa)
5. Kepercayaan terhadap kebebasan abadi (Moksa)

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!